TUGAS SIM

Nama Kelompok :
1. Bambang Eka Putra
2. Jonathan
3. Kiki Nurfattah
4. Rian Yudianto
KELAS : 2 DB 14

TUGAS !!
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu

Sistem memiliki beberapa karakteristik:

Ø Komponen/elemen (Sub sistem)

Ø Batas yang jelas (Boundaries)

Ø Lingkungan luar sistem (Environment/

Supra Sistem)

Ø Adanya suatu penghubung (Interface)

Ø Input, proses dan output

Ø Sasaran atau tujuan

Komponen / Elemen

Suatu sistem terdiri komponen yang saling terinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen dari suatu sistem dikenal dengan subsistem . Suatu sistem juga mempunyai sistem yang lebih besar yang dikenal dengan suprasistem

Batas Sistem

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem yang satu dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya.

Sistem memiliki beberapa karakteristik:

Ø Komponen/elemen (Sub sistem)

Ø Batas yang jelas (Boundaries)

Ø Lingkungan luar sistem (Environment/

Supra Sistem)

Ø Adanya suatu penghubung (Interface)

Ø Input, proses dan output

Ø Sasaran atau tujuan

Lingkungan Luar Sistem

Lingkungan luar sistem adalah segala sesuatu diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi suatu sistem.

SISTEM BOUNDARY

Mobil Tubuh di mobil ditambah roda dan semua bagian di dalamnya membentuk sistem. Produksi Mesin-mesin produksi, sediaan produksi dalam barang setengah jadi, karyawan produksi dan sebagainya yang membentuk sistem

SISTEM SUB-SISTEM INTERFACE

Komputer CPU Saluran

Input unit

Output unit

Storage unit

Penghubung Sistem

Penghubung Sistem merupakan suatu media penghubung antara satu subsistem dengan sub sistem lainnya untuk membentuk satu kesatuan, sehingga sumber-sumber daya mengalir dari subsistem yang satu kesubsistem yang lainnya.

Tujuan

Setiap sistem mempunyai tujuan atau sasaran yang mempengaruhi input yang dibutuhkan dan output yang dihasilkan.

Klasifikasi Sistem

Ø Deterministik Sistem.

adalah sistem dimana operasi-eporasi (input/output) yang terjadi didalamnya dapat ditentukan/ diketahui dengan pasti.

Contoh :

Program komputer

Sistem penggajian.

Ø Probabilistik Sistem.

adalah sistem yang input dan prosesnya dapat didefinisikan, tetapi output yang dihasilkan tidak dapat ditentukan dengan pasti.

Contoh :

Sistem penilaian ujian

Sistem pemasaran.

Open Sistem

adalah sistem yang mengalami pertukaran energi, materi atau informasi dengan lingkungannya.

Contoh :

Sistem keorganisasian memiliki kemampuan adaptasi

Ø Closed Sistem

adalah sistem fisik di mana proses yang terjadi tidak mengalami pertukaran materi, energi atau informasi dengan lingkungan di luar sistem tersebut.

Contoh :

reaksi kimia dalam tabung berisolasi dan tertutup

Ø Relatifely Closed Sistem

adalah sistem yang tertutup tetapi tidak tertutup sama sekali untuk menerima pengaruh-pengaruh lain.

Contoh :

Sistem komputer

Ø Sistem Informasi Kelompok Kerja

Sistem Informasi Kelompok Kerja adalah sebuah sistem berbasis komputer yang orang-orangnya yang melakukan pekerjaan yang sejenis secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama (kelompok kerja).

Siklus Hidup Sistem

Perencanaan Sistem

Analisis Sistem

Perancangan Sistem Umum

Evaluasi dan Seleksi Umum

Perancangan Sistem Terinci

OutputInput Proses Database Kontrol JaringanKomputer

Pengembangan Perangkat Lunak dan Implementasi Sistem

Pengembangan Perancangan Pengkodean PengujianPengimplementasian

PL PL PL PL PL PL

Pemeliharaan Sistem

Ø MANNED SISTEM

adalah sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi keikut sertaan manusia

Ø Sistem manusia-manusia

Ø Sistem manusia-mesin

Ø Sistem mesin-mesin

Metode Sistem

Ø Blackbox Approach

adalah suatu sistem dimana input dan outputnya dapat didefinisikan tetapi prosesnya tidak diketahui atau tidak terdefinisi

Contoh :

Bagian pencetakan uang, proses pencernaan

Perencanaan Sistem

Ø Mempelajari masalah

Ø Mengidentifikasi kendala-kendala sistem

Ø Membuat studi kelayakan

Ø Mempersiapkan usulan penelitian sistem

Ø Menyetujui atau menolak penelitian

Ø Menetapkan mekanisme pengendalian.

Ø

Perencanaan sistem dapat terdiri :

1. Perencanaan jangka pendek

Periode 1 s.d. 2 tahun

2. Perencanaan jangka panjang

Periode sampai dengan 5 tahun

Analisis Sistem

Ø Meneliti sistem

Ø Mengorganisasikan tim proyek

Ø Mendefinisikan kriteria kinerja sistem

Ø Menyiapkan usulan rancangan

Ø Menyetujui atau menolak rancangan

proyek.

Identify :Mengidentifikasikan masalah

Ø Mengindentifikasikan penyebab masalah

Ø Mengidentifikasikan titik keputusan

Ø Mengidentifikasikan personil-personil

kunci

Tahap _Tahap Perancangan dan Seleksi:

Ø Rancangan-rancangan output, input, proses,

database, kontrol, jaringan dan komputer

Ø Mengidentifikasikan berbagai alternatif

konfigurasi sistem

Ø Mengevaluasi berbagai alternatif konfigurasi

sistem

Ø Memilih konfigurasi yang baik

Ø Menyiapkan usulan penerapan dan menyetujui

atau menolak penerapan sistem

PERANCANGAN OUTPUT

Output adalah produk dari sistem informasi yang dapat dilihat dapat berupa hasil dari media keras atau media lunak.

Ø Output intern ( internal output )

Ø Output ekstern (eksternal output )

Output intern ( internal output )

adalah output yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan manajemen

Ø laporan-laporan terinci

Ø laporan-laporan ringkasan

Ø laporan-laporan lainnya.

Output ekstern (eksternal output )

adalah output yang akan didistribusikan kepada pihak luar yang membutuhkan.

Ø Faktur

Ø Check

Ø Tanda terima pembayaran

Ø

Perancangan Input

Alat input dapat digolongkan yaitu alat input langsung dan alat input tidak langsung. Alat input langsung adalah alat input yang langsung dihubungkan dengan CPU.

Ø Input intern

Ø Input ekstern

Input Intern ( internal output )

Input yang berasal dari dalam organisasi

Ø Faktur penjualan

Ø Order penjualan

input ekstern ( internal output )

Input yang berasal dari luar organisasi

Ø Faktur pembelian

Ø Kwitansi-kwitansi

PERANCANGAN DATABASE

Basis Data merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya.

• File Master • File Kerja

• File Transaksi • File Sejarah

• File Laporan

• File Backup

Seleksi Sistem

Ø Memilih Penyedia Teknologi

Kebutuhan dari teknologi sistem

Ø Meminta proposal dari penjual

Ø Menyaring penjual

Ø Mengevaluasi penjual yang lolos

saringan

Pengembangan Perangkat Lunak dan Implementasi Sistem

Ø Merencanakan penerapan

Ø Mengumumkan penerapan

Ø Mendapatkan sumber daya perangkat

keras

Ø Mendapatkan sumberdaya perangkat lunak

Ø Menyiapkan database

Ø Menyiapkan fasilitas fisik

Ø Mendidik pemakai

Ø Peralihan kedalam sistem yang baru

Ø Mencakup pengembangan perancangan pengkodean, pengujian serta pengimplementasian perangkat lunak

Tahapan dari implementasi sistem :

Ø Menerapkan rencana Implementasi

Sistem

Ø Melakukan kegiatan Implementasi

Sistem

Ø Tindak lanjut Implementasi Sistem

Pemeliharaan Sistem

Ø Penggunaan sistem

Ø Audit sistem dan pemeliharaan sistem

Ø Melakukan koreksi terhadap kesalahan

Ø Penyesuaian terhadap Perkembangan

perangkat lunak, sistem operasi, bahasa

pemrograman maupun database

Ø Menambah kemampuan pada sistem

Komponen Proses

Komponen proses menggambarkan bagian dari sistem yang mentransformasikan input menjadi output.

Pemberian nama proses dilakukan dengan menggunakan kata kerja transitif

Ø Lambang Komponen Proses

Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu

Sistem memiliki beberapa karakteristik:

Ø Komponen/elemen (Sub sistem)

Ø Batas yang jelas (Boundaries)

Ø Lingkungan luar sistem (Environment/

Supra Sistem)

Ø Adanya suatu penghubung (Interface)

Ø Input, proses dan output

Ø Sasaran atau tujuan

Komponen / Elemen

Suatu sistem terdiri komponen yang saling terinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen dari suatu sistem dikenal dengan subsistem . Suatu sistem juga mempunyai sistem yang lebih besar yang dikenal dengan suprasistem

Batas Sistem

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem yang satu dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya.

Sistem memiliki beberapa karakteristik:

Ø Komponen/elemen (Sub sistem)

Ø Batas yang jelas (Boundaries)

Ø Lingkungan luar sistem (Environment/

Supra Sistem)

Ø Adanya suatu penghubung (Interface)

Ø Input, proses dan output

Ø Sasaran atau tujuan

Lingkungan Luar Sistem

Lingkungan luar sistem adalah segala sesuatu diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi suatu sistem.

SISTEM BOUNDARY

Mobil Tubuh di mobil ditambah roda dan semua bagian di dalamnya membentuk sistem. Produksi Mesin-mesin produksi, sediaan produksi dalam barang setengah jadi, karyawan produksi dan sebagainya yang membentuk sistem

SISTEM SUB-SISTEM INTERFACE

Komputer CPU Saluran

Input unit

Output unit

Storage unit

Penghubung Sistem

Penghubung Sistem merupakan suatu media penghubung antara satu subsistem dengan sub sistem lainnya untuk membentuk satu kesatuan, sehingga sumber-sumber daya mengalir dari subsistem yang satu kesubsistem yang lainnya.

Tujuan

Setiap sistem mempunyai tujuan atau sasaran yang mempengaruhi input yang dibutuhkan dan output yang dihasilkan.

Klasifikasi Sistem

Ø Deterministik Sistem.

adalah sistem dimana operasi-eporasi (input/output) yang terjadi didalamnya dapat ditentukan/ diketahui dengan pasti.

Contoh :

Program komputer

Sistem penggajian.

Ø Probabilistik Sistem.

adalah sistem yang input dan prosesnya dapat didefinisikan, tetapi output yang dihasilkan tidak dapat ditentukan dengan pasti.

Contoh :

Sistem penilaian ujian

Sistem pemasaran.

Open Sistem

adalah sistem yang mengalami pertukaran energi, materi atau informasi dengan lingkungannya.

Contoh :

Sistem keorganisasian memiliki kemampuan adaptasi

Ø Closed Sistem

adalah sistem fisik di mana proses yang terjadi tidak mengalami pertukaran materi, energi atau informasi dengan lingkungan di luar sistem tersebut.

Contoh :

reaksi kimia dalam tabung berisolasi dan tertutup

Ø Relatifely Closed Sistem

adalah sistem yang tertutup tetapi tidak tertutup sama sekali untuk menerima pengaruh-pengaruh lain.

Contoh :

Sistem komputer

Ø Sistem Informasi Kelompok Kerja

Sistem Informasi Kelompok Kerja adalah sebuah sistem berbasis komputer yang orang-orangnya yang melakukan pekerjaan yang sejenis secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama (kelompok kerja).

Siklus Hidup Sistem

Perencanaan Sistem

Analisis Sistem

Perancangan Sistem Umum

Evaluasi dan Seleksi Umum

Perancangan Sistem Terinci

OutputInput Proses Database Kontrol JaringanKomputer

Pengembangan Perangkat Lunak dan Implementasi Sistem

Pengembangan Perancangan Pengkodean PengujianPengimplementasian

PL PL PL PL PL PL

Pemeliharaan Sistem

Ø MANNED SISTEM

adalah sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi keikut sertaan manusia

Ø Sistem manusia-manusia

Ø Sistem manusia-mesin

Ø Sistem mesin-mesin

Metode Sistem

Ø Blackbox Approach

adalah suatu sistem dimana input dan outputnya dapat didefinisikan tetapi prosesnya tidak diketahui atau tidak terdefinisi

Contoh :

Bagian pencetakan uang, proses pencernaan

Perencanaan Sistem

Ø Mempelajari masalah

Ø Mengidentifikasi kendala-kendala sistem

Ø Membuat studi kelayakan

Ø Mempersiapkan usulan penelitian sistem

Ø Menyetujui atau menolak penelitian

Ø Menetapkan mekanisme pengendalian.

Ø

Perencanaan sistem dapat terdiri :

1. Perencanaan jangka pendek

Periode 1 s.d. 2 tahun

2. Perencanaan jangka panjang

Periode sampai dengan 5 tahun

Analisis Sistem

Ø Meneliti sistem

Ø Mengorganisasikan tim proyek

Ø Mendefinisikan kriteria kinerja sistem

Ø Menyiapkan usulan rancangan

Ø Menyetujui atau menolak rancangan

proyek.

Identify :Mengidentifikasikan masalah

Ø Mengindentifikasikan penyebab masalah

Ø Mengidentifikasikan titik keputusan

Ø Mengidentifikasikan personil-personil

kunci

Tahap _Tahap Perancangan dan Seleksi:

Ø Rancangan-rancangan output, input, proses,

database, kontrol, jaringan dan komputer

Ø Mengidentifikasikan berbagai alternatif

konfigurasi sistem

Ø Mengevaluasi berbagai alternatif konfigurasi

sistem

Ø Memilih konfigurasi yang baik

Ø Menyiapkan usulan penerapan dan menyetujui

atau menolak penerapan sistem

PERANCANGAN OUTPUT

Output adalah produk dari sistem informasi yang dapat dilihat dapat berupa hasil dari media keras atau media lunak.

Ø Output intern ( internal output )

Ø Output ekstern (eksternal output )

Output intern ( internal output )

adalah output yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan manajemen

Ø laporan-laporan terinci

Ø laporan-laporan ringkasan

Ø laporan-laporan lainnya.

Output ekstern (eksternal output )

adalah output yang akan didistribusikan kepada pihak luar yang membutuhkan.

Ø Faktur

Ø Check

Ø Tanda terima pembayaran

Ø

Perancangan Input

Alat input dapat digolongkan yaitu alat input langsung dan alat input tidak langsung. Alat input langsung adalah alat input yang langsung dihubungkan dengan CPU.

Ø Input intern

Ø Input ekstern

Input Intern ( internal output )

Input yang berasal dari dalam organisasi

Ø Faktur penjualan

Ø Order penjualan

input ekstern ( internal output )

Input yang berasal dari luar organisasi

Ø Faktur pembelian

Ø Kwitansi-kwitansi

PERANCANGAN DATABASE

Basis Data merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya.

• File Master • File Kerja

• File Transaksi • File Sejarah

• File Laporan

• File Backup

Seleksi Sistem

Ø Memilih Penyedia Teknologi

Kebutuhan dari teknologi sistem

Ø Meminta proposal dari penjual

Ø Menyaring penjual

Ø Mengevaluasi penjual yang lolos

saringan

Pengembangan Perangkat Lunak dan Implementasi Sistem

Ø Merencanakan penerapan

Ø Mengumumkan penerapan

Ø Mendapatkan sumber daya perangkat

keras

Ø Mendapatkan sumberdaya perangkat lunak

Ø Menyiapkan database

Ø Menyiapkan fasilitas fisik

Ø Mendidik pemakai

Ø Peralihan kedalam sistem yang baru

Ø Mencakup pengembangan perancangan pengkodean, pengujian serta pengimplementasian perangkat lunak

Tahapan dari implementasi sistem :

Ø Menerapkan rencana Implementasi

Sistem

Ø Melakukan kegiatan Implementasi

Sistem

Ø Tindak lanjut Implementasi Sistem

Pemeliharaan Sistem

Ø Penggunaan sistem

Ø Audit sistem dan pemeliharaan sistem

Ø Melakukan koreksi terhadap kesalahan

Ø Penyesuaian terhadap Perkembangan

perangkat lunak, sistem operasi, bahasa

pemrograman maupun database

Ø Menambah kemampuan pada sistem

Komponen Proses

Komponen proses menggambarkan bagian dari sistem yang mentransformasikan input menjadi output.

Pemberian nama proses dilakukan dengan menggunakan kata kerja transitif

Ø Lambang Komponen Proses

Adapun SLC di jabarkan sbg berikut:

• SDLC adalah tahapan yg terdiri dari planning, analysis, design, dan implementasi pada SLC

• Siapa yang terlibat?

– IS personnel

– User

– Information specialists can consult

• Tradisional

– Spesialis Informasi bekerja bersama pengguna.

– Strategi baru: Outsourcing.

Life Cycle Management

• Perpindahan tanggung jawab pd tingkat yg lebih tinggi

• Tanggung jawab Executive

• Komite pengarah SIM

– Fungsi

• Menetapkan kebijaksanaan

• Pengendali keuangan

• Menyelesaikan pertentangan

Keuntungan utama dari komite

• Mendukung seluruh perusahaan

• Proyek akan mempunyai perencanaan & pengendalian yg baik

• Menetapkan kebijaksanaan,pengendali keuangan dan menyelesaikan pertentangan

• SLC merupakan serangkaian tugas yang mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem dalam menerapkan sistem informasi berbasis komputer:

1) Perencanaan (Planning)

2) Analisis (Analysis)

3) Rancangan (Design)

4) Penerapan (Implementation)

5) Penggunaan (Use)

Tahap perencanaan

• keuntungan

– Menentukan lingkup dr proyek

– Mengenali berbagai era permasalahan potensial

– Mengatur urutan tugas

– Memberikan dasar untuk pengendalian kontrol

Langkah-langkah Perencanaan

Menyadari Masalah: kebutuhan adanya proyek CBIS biasanya

dirasakan oleh manajer perusahaan, non manajer dan unsur-unsur

dalam lingkungan perusahaan.

2) Mendefinisikan masalah: setelah sadar akan adanya masalah,

manajer harus memahaminya dengan baik agar dapat mengatasinya.

3) Menentukan tujuan sistem: manajer dan analis sistem

mengembangkan suatu daftar tujuan sistem yang harus dipenuhi oleh

sistem untuk memuaskan pemakai.

4) Mengidentifikasi kendala-kendala sistem: kendala-kendala ini

penting untuk diidentifikasi sebelum sistem benar-benar mulai

dikerjakan.

5) Membuat studi kelayakan: studi kelayakan adalah suatu tinjauan

sekilas pada faktor-faktor utama yang akan mempengaruhi

kemampuan sistem untuk mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan.

Ada enam dimensi kelayakan:

Teknis: tersediakah perangkat keras dan perangkat lunak untuk

melaksanakan pemrosesan yang diperlukan?

Pengembalian ekonomis: dapatkah sistem yang diajukan dinilai

secara keuangan dengan membandingkan kegunaan dan biayanya?

Pengembalian non ekonomis: dapatkah sistem yang diajukan

dinilai berdasarkan keuntungan-keuntungan yang tidak dapat

diukur dengan uang?

Hukum dan etika: akankah sistem yang diajukan beroperasi

dalam batasan hukum dan etika?

Operasional: akankah rancangan sistem seperti itu akan didukung

oleh orang-orang yang menggunakannya?

Jadwal: mungkinkah menerapkan sistem dalam kendala waktu

yang ditetapkan?

6) Mempersiapkan usulan penelitian sistem: jika sistem dan proyek

layak, diperlukan penelitian sistem yang menyeluruh. Penelitian sistem

(system study) akan memberikan dasar yang terinci untuk rancangan

sistem baru. Analis akan menyiapkan usulan penelitian sistem yang

memberikan dasar bagi manajer untuk menentukan perlu tidaknya

pengeluaran untuk analis.

7) Menyetujui atau menolak penelitian proyek: manajer dan komite

pengarah menimbang pro dan kontra dari proyek dan rancangan

sistem yang diusulkan, serta menentukan apakah perlu diteruskan

atau tidak.

8) Menetapkan mekanisme pengendalian: sebelum proyek dimulai

perlu ditetapkan mekanisme pengendaliannya. Jumlah waktu yang

diperlukan dinyatakan dalam orang-bulan. Setelah proyek jalan perlu

dimonitor. Berbagai teknik dokumentasi yang dapat digunakan antara

lain: tabel, grafik, diagram jaringan (network diagram: PERT dan CPM).

Langkah-langkah (lanjutan)

Membuat studi kelayakan (TENLOS)

– Technical

– Economic return

– Noneconomic return

– Legal and ethical

– Operational

– Schedule

Tahap penerapan

•Merupakan kegiatan memperoleh dan mengintegrasikan sumberdaya fisik dan konseptual yg menghasilkan suatu sistem yg bekerja

Langkah2 untuk tahap penerapan

1. Merencanakan penerapan

2. Mengumumkan penerapan

3. Mendapatkan sumberdaya perangkat keras

RFP/ Written Proposals

4. Mendapatkan sumberdaya perangkat lunak

“Make or buy”

5. menyiapkan database

6. Menyiapkan fasilitas fisik

7. Mendidik peserta dan pemakai

8. Menyiapkan usulan cutover

9. Menyetujui/menolak masuk ke sistem baru

10. Masuk ke sistem baru

Jadi Tgs seorang manajer pada saat di titik atau di tahap perencanaan dalam SLC untuk perencanaan sesuatu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: